PT. weBGis Indonesia kembali lolos tahap satu INAICTA 2009, setelah pada tahun 2008 telah sukses sebagai nominator dengan judul “Webgis Simpotenda”. Pada tahun 2009 ini tema yang dibuat adalah “Sistem Informasi Potensi Daerah berbasis GIS”. Aplikasi ini merupakan pengembangan dan penyempurnaan dari aplikasi weBGis Simpotenda sehingga aplikasi ini diharapkan lebih baik dari sisi tampilan, fitur, menu dan susunan program dan diharapkan lebih sempurna dari aplikasi sebelumnya.
Dalam Sistem Informasi Potensi Daerah berbasis GIS terdapat beberapa Fitur Unggulan yang bisa menampilkan sajian informasi tertentu yang dapat meningkatkan informasi yang sebelumnya telah ada (updating data) antara lain :
Data Statistik
Keunggulan dari aplikasi ini adalah dapat menampilkan data statistik yang ada pada potensi daerah, tampilan data statistik tersebut bisa ditampilkan dengan angka maupun ditampilkan melalui grafik. Informasi grafik tersebut diperoleh dari aplikasi statistik yang merupakan aplikasi tersendiri yang dihubungkan dengan aplikasi webgis. Sehingga grafik tersebut bersifat dinamis.
Analisis Spasial
Analisis spasial adalah proses manajemen, analisis, manipulasi dan penggabungan data dari berbagai layer sehingga menghasilkan informasi spasial yang baru yang membantu dalam pengambilan keputusan (deccision maker). Misalnya menentukan rute terdekat untuk menuju tempat tertentu.
Background Google
Fitur ini bagian dari aplikasi yang bisa menampilkan google maps sebagai backgroundnya. Dengan menggunakan tampilan ini keadaan real posisi dan keadaan sebenarnya suatu wilayah dapat diketahui, karena google maps menampilkan gambaran permukaan bumi yang tergambar jelas dari atas melalui proses perekaman yang disebut dengan citra satelit.
Digitasi Online
Digitasi online adalah proses digitasi (penambahan data spasial) yang bisa dilakukan pada saat kita online lewat internet. Jadi aplikasi ini bisa melakukan penambahan infromasi secara langsung, bukan hanya data yang bersifat database, tetapi juga data spasialnya (peta). Penambahan data spasial (peta) yang bisa dilakukan bisa berupa titik, garis dan area.
Titik (Point)
Proses penambahan objek yang berupa titik dapat dilakukan dengan memplot posisi koordinat objek. Biasanya penambahan titik dilakukan untuk data spasial yang berupa POI (Point of Interest). Misalnya penambahan lokasi sekolah, bisa dilakukan dengan memplot titik di lokasi sekolah yang akan ditambahkan.
Garis (Line)
Proses penambahan objek yang berupa garis dapat dilakukan dengan cara tracing (digitasi) terhadap objek yang akan ditambahkan. Misalnya penambahan jalan baru.
Area (Polygon)
Proses penambahan objek yang berisi informasi baru berupa area atau luasan wilayah tertentu. Proses pembuatannya dilakukan dengan mendigitasi luasan wilayah yang dimaksud. Misalnya menambahkan data kepemilikan luasan perkebunan kelapa sawit. Dengan menggunakan fitur ini luasan, batas dan kepemilikan kebun dapat diketahui.